Cara Mengatasi: Kesalahan 'Kloning gagal' Migrasi Data Samsung di Windows 10
Samsung Data Migration adalah alat populer untuk mengkloning sistem operasi Windows dan data lain dari hard drive yang ada ke SSD Samsung baru. Namun terkadang tidak sesuai harapan.
Seperti yang dilaporkan banyak pengguna, Migrasi Data Samsung terkadang gagal saat mengkloning dan melaporkan "klon gagal" dengan berbagai kode atau pesan kesalahan. Di dalam Techquack artikel, Anda akan belajar cara memperbaiki kegagalan klon Migrasi Data Samsung.
Daftar isi
Apa yang menyebabkan kegagalan klon Migrasi Data Samsung di Windows 10?

Alat Migrasi Data Samsung mungkin gagal saat mengkloning hard drive karena pembatasan akses yang diberlakukan oleh UAC atau BitLocker. Selain itu, bad sector pada hard drive atau file sistem operasi penting (seperti file swap atau file terlarang) pada drive juga dapat menyebabkan kesalahan ini.
Pengguna mengalami kesalahan saat mencoba mengkloning hard drive menggunakan aplikasi Samsung Data Migration. Masalahnya mempengaruhi hampir semua jenis hard drive (SSD dan HDD) dengan berbagai kapasitas. Masalah ini dilaporkan terjadi pada hampir semua merek dan model PC.
Sebelum melanjutkan dengan solusi, pastikan Anda menggunakan Migrasi Data Samsung versi terbaru. Juga, coba gunakan kabel SATA (bukan SATA ke USB) untuk menghubungkan drive ke sistem.
Bagaimana cara mengatasi kesalahan "Kloning gagal" di Migrasi Data Samsung?
Nonaktifkan mode Hibernasi
- Tekan Win+R untuk meluncurkan kotak dialog Run.
- Ketik cmd di kotak teks Jalankan dan klik OK.
- Kemudian ketik powercfg / hibernate off pada command prompt dan tekan Enter.
Menguraikan BitLocker
- Masuk sebagai administrator Windows.
- Kemudian buka Run dengan menekan kombinasi tombol Windows + R.
- Masuk ke Control Panel di bidang Open dan klik OK.
- Di Panel Kontrol, klik Sistem dan Keamanan.
- Pilih Enkripsi Drive BitLocker untuk membuka opsi tambahan.
- Klik opsi Nonaktifkan BitLocker.
- Klik tombol Nonaktifkan BitLocker.
Luncurkan CHKDSK
- Pada taskbar Windows 10, klik Enter here untuk mencari.
- Kemudian ketik command prompt di kotak pencarian.
- Klik kanan command prompt dan pilih Run as administrator dari menu konteks.
- Masukkan perintah ini: chkdsk /f C:
- Kemudian tekan Enter untuk mulai memindai.
Nonaktifkan penyortiran halaman otomatis
- Tekan kombinasi tombol Windows Key + E.
- Kemudian klik kanan pada komputer itu di sisi kiri File Explorer dan pilih Properties.
- Klik Pengaturan Sistem Lanjutan untuk membuka jendela.
- Di jendela Kinerja, klik Pengaturan.
- Kemudian di jendela Performance Settings, pilih tab Advanced.
- Klik tombol Edit.
- Hapus centang Kelola ukuran file swap secara otomatis untuk semua drive.
- Terakhir, pilih opsi No paging file.
- Klik tombol OK di jendela.
- Pilih opsi Terapkan dan klik OK untuk keluar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa migrasi data Samsung tidak berfungsi?
Proses migrasi mungkin diblokir karena kehilangan koneksi. Dalam kebanyakan kasus, ini disebabkan oleh kabel atau adaptor USB SATA yang rusak. Coba sambungkan SSD Samsung Anda ke komputer dengan kabel internal alih-alih kabel SATA ke USB. Atau coba gunakan kabel SATA yang berbeda dan konektor SATA yang berbeda.
Apakah migrasi data Samsung berfungsi dengan Windows 10?
Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur canggih, Anda juga dapat menjalankan Samsung Data Migration di Windows 10 untuk kinerja yang lebih baik. Untuk memigrasikan Windows 10 ke Samsung SSD, perangkat lunak kloning gratis ini menawarkan dua fungsi: migrasi sistem operasi ke SSD/HD dan penyalinan disk.
Bisakah Samsung Data Migration mengkloning partisi pemulihan?
Ini mungkin karena Samsung Data Migration adalah alat kloning sederhana, dan memiliki beberapa keterbatasan, yaitu hanya berlaku untuk mengkloning data pada SSD Samsung. Migrasi Data Samsung tidak dapat mengkloning banyak partisi, hanya dapat mengkloning 2 partisi paling banyak. Itu hanya dapat memindahkan hard drive sistem.
Apakah Migrasi Data Samsung menghapus hard drive asli?
Tidak. Perangkat lunak Samsung Data Migration dirancang dan didistribusikan secara eksklusif untuk pemilik solid-state drive (SSD) Samsung. Saat Anda mengkloning konten drive sumber (mis. hard drive), semua data di drive target (Samsung SSD) akan dihapus dan tidak dapat dipulihkan.

Comments